Sunday, June 24, 2012

Kepemimpnan

,

Prof. Dr. -Ing.
Bacharuddin Jusuf Habibie


Biografi

Masa jabatan    21 Mei 1998 – 20 Oktober 1999

WakilPresiden
Tidak ada,kosong

Didahului oleh

Digantikan oleh


Masa jabatan   11 Maret 1998 – 21 Mei 1998

Presiden

Didahului oleh

Digantikan oleh


Masa jabatan :  29 Maret 1978 – 16 Maret 1998

Presiden

Didahului oleh
Tidak ada

Digantikan oleh

Informasi pribadi

Lahir

Kebangsaan
Description: Bendera IndonesiaIndonesia
Description: Bendera JermanJerman (Kehormatan)

Partai politik

Suami/istri

Anak
Ilham Akbar
Thareq Kemal


Profesi

Agama





        Bacharuddin Jusuf Habibie (lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936; umur 75 tahun) adalah Presiden Republik Indonesia yang ketiga. Ia menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998. Jabatannya digantikan oleh Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang terpilih sebagai presiden pada 20 Oktober 1999 oleh MPR hasil Pemilu 1999. Dengan menjabat selama 2 bulan dan 7 hari sebagai wakil presiden, dan 1 tahun dan 5 bulan sebagai presiden, Habibie merupakan Wakil Presiden dan juga Presiden Indonesia dengan masa jabatan terpendek.
      Menurut saya, BJ. Habibie merupakan sosok pemimpin yang berhasil karena beliau mampu mengarahkan dan memengaruhi kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan Indonesia untuk menjadi Negara yang maju. BJ. Habibie pantas diangkat sebagai pemimpin karena beliau memiliki poin penting dalam dirinya yang dapat menjadikannya hebat dimata Negara. Poin penting tersebut adalah ilmu dan kejeniusan yang dimilikinya, karena hal tersebut merupakan salah satu keunggulannya dari orang lain. Pada masa pemerintahannya yang singkat ia berhasil memberikan landasan kokoh bagi Indonesia, pada eranya dilahirkan UU Anti Monopoli atau UU Persaingan Sehat, perubahan UU Partai Politik dan yang paling penting adalah UU Otonomi Daerah.
    Sebagai seorang pemimpin besar bagi Negara Indonesia, BJ. Habibie memiliki gaya kepemimpinan yang demokratis. Beliau selalu memberikan informasi seputar ide dan usaha yang akan dijalankannya untuk membangun Indonesia kepada para bawahannya, tidak pernah mementingkan dirinya sendiri melainkan selalu mengutamakan keselamatan Negara, pintar dalam menjalin hubungan dengan bawahan,  adil, dan bijaksana dalam mengambil putusan utnuk Negara, dll. Selain demokratis, kepemimpinan BJ. Habibie juga termasuk kedalam gaya kepemimpinan yang situasional karenabeliau selalu mengambil sikap dengan melihat situasi yang sedang dihadapi terlebih dahulu. Karena kedua gaya kepemimpinan yang dilakukannya tersebut, Indonesia menjadi Negara yang lebih maju terutama dari segi teknologinya.


Martha Tilaar

Informasi pribadi
Lahir           4 September 1937 (umur 74)
                    Description: Bendera IndonesiaKebumen, Jawa Tengah, Indonesia
Suami/istri   H.A.R Tilaar
Anak             Bryan Emil Tilaar
                      Pinkan Tilaar
                      Wulan Tilaar
                      Kilala Tilaar Agama Katolik

      Martha Tilaar (lahir di Kebumen, Jawa Tengah, 4 September 1937; umur 74 tahun) adalah seorang pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang kosmetika dan jamu dengan nama dagang Sariayu. Ia menikah dengan H.A.R Tilaar dan memiliki empat anak, Bryan Emil Tilaar, Pinkan Tilaar,Wulan Tilaar,Kilala Tilaar. Bekerja sama dengan Kalbe Farma, ia membuat perusahaan kosmetika dan jamu Martina Berto. Selain itu ia juga memiliki usaha kerajinan di Sentolo, Yogyakarta bernama Prama Pratiwi Martha Gallery.Dia juga memiliki Kampung Jamu Organik di Cikarang,Bekasi.
         Menurut saya, Martha Tilaar adalah sosok pemimpin wanita yang luar biasa. Beliau memiliki tekad kuat untuk bisa membesarkan mimpinya akan kecantikan para wanita Indonesia. Untuk menuju kesuksesan seperti sekarang, Beliau bermula dari memimpin dirinya sendiri untuk tetap belajar dalam mewujudkan mimpi besarnya. Sekarang beliau bukan hanya berhasil memimpin dirinya sendiri, melainkan juga berhasil memimpin suatu perusaahaan besar yang kebanyakan karyawannya ialah wanita.
    Dalam kepemimpinnya beliau sangat demokratis, hal tersebut tercermin dari sikap kepemimpinannya yang selalu mengayomi bawahannya agar terus produktif dan kreatif, memberi kesempatan pengembangan karir pada pegawainya, dan yang paling penting adalah sikap beliau yang keibuan(motherly) dengan menciptakan suasana kekeluargaan. Sikap sebagai ibu bagi para karyawannya ini dilakukan karena sebagai ibu kadang-kadang akan berlaku keras, namun jika karyawannya sedang mengalami kesulitan ia akan berusaha untuk menghibur. Demikian pula jika ada karyawan yang menyimpang beliau akan ‘mengomel’, sedangkan bagi karyawan yang berprestasi akan diberikan penghargaan olehnya. Gayanya yang motherly lah yang membuatnya berhasil dalam memimpin dan mengembangkan  perusahaan yang beliau dirikan bersama keluarga sampai saat ini.




0 comments to “ Kepemimpnan ”

Post a Comment